Jalur Pendakian Gunung Prau Via Dieng, Cocok Untuk Pendaki Pemula

Gunung Prau salah satu gunung yang ada di Pulau Jawa dengan memiliki ketinggian puncaknya sekitar 2.590 mdpl, dan merupakan gunung yang menjadi favorit untuk didaki. Bahkan saking ramenya sering disebut juga gunung sejuta umat.

Mendaki Gunung Prau di malam hari, sering pula dijadikan pilihan waktu mendaki dengan tujuan menyaksikan sunrise di puncak nantinya. Tentunya, harus dengan prepare yang maksimal seperti menggunakan headlamp sebagai alat penerangan selama mendaki.

view gunung sumbing dan sindoro. google maps. sumber: Catur Hady

simak juga: telaga cebong

Jalur pendakian Gunung Prau terindah, banyak disematkan ke jalur yang ada di Kabupaten Wonosobo. Seperti jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng yang ada di Desa Patak Banteng dan via Dieng yang ada di Desa Dieng Wetan, keduanya berada di Kecamatan Kejajar.

Selain kedua jalur pendakian tersebut, masih ada beberapa jalur lain yang dapat menjadi pilihan para pendaki. Misalnya saja:

  • Jalur pendakian Gunung Prau via Kalilembu, Wonosobo.
  • Jalur pendakian Gunung Prau via Dwarawati (Dieng Kulon), Banjarnegara.
  • Jalur pendakian Gunung Prau via Campurejo, Temanggung.
  • Jalur pendakian Gunung Prau via Water, Temanggung.

Berikut kami sampaikan ulasan jalur pendakian Gunung Prau via Dieng, sebagai bahan referensi jalur pendakian khususnya untuk kamu pendaki pemula.

Table of Contents

Lokasi Gunung Prau

Lokasi basecamp Gunung Prau via Dieng berada di alamat Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Rute menuju Gunung Prau via Dieng jika berangkat dari pusat kota Wonosobo yakni dengan menuju Jl. Merdeka, teruskan hingga tiba di Jl. Pangeran Diponegoro untuk kemudian tiba di Jl. Dieng.

Melajulah di jalur Dieng, lalu belok kanan untuk menuju basecamp Gunung Prau via Dieng. Jika belok kiri merupakan arah untuk menuju basecamp Gunung Prau via Kalilembu.

puncak gunung prau
puncak gunung prau. google maps. sumber: Irene Susianto

simak juga: gardu pandang tieng

Jam Buka Gunung Prau Via Dieng

Jam buka basecamp Gunung Prau via Dieng terbuka setiap hari Senin hingga Minggu, selama 24 jam nonstop. Sedangkan untuk pos registrasi sendiri hanya buka sampai dengan pukul 11 malam.

Harga Tiket Masuk Jalur Pendakian Gunung Prau Via Dieng

  • Biaya registrasi pendakian Gunung Prau via Dieng sebesar Rp. 25.000,- per orang
  • Parkir motor plus penitipan helm sebesar Rp. 10.000,-
  • Parkir mobil sebesar Rp. 20.000,-

Fasilitas Basecamp Gunung Prau Via Dieng

Fasilitas yang ada di sekitar basecamp Gunung Prau via Dieng diantaranya:

  • Mushola,
  • Pos registrasi,
  • Warung makanan dan minuman,
  • Toilet,
  • Area parkir kendaraan,
  • Sedangkan di sekitar camping groundnya juga sudah tersedia kamar mandi dan mushola.
titik awal pendakian via dieng
titik awal pendakian via dieng. google maps. sumber: Ruby Tuesday

simak juga: kahyangan skyline

Daya Tarik Gunung Prau Via Dieng

1. Jalur Pendakian Gunung Prau Terindah

Jalur pendakian Gunung Prau Via Dieng terkenal cukup landai dan dapat dilalui oleh pendaki pemula. Titik awal dari basecamp dengan melalui jalan setapak melewati area perkebunan milik warga.

Jalur trekkingnya terus menanjak tapi tak begitu ekstrem. Setelah melalui area perkebunan, kamu akan menyusuri jalan di hutan rindang yang sejuk hingga mendapati tulisan selamat datang.

Dari Pos 2 ke Pos 3 jalurnya melewati kawasan vegetasi hutan pinus yang cukup lebat, dimana kamu juga akan melewati sebuah spot yang bernama akar cinta.

Sebelum tiba di Pos 3 kamu akan mendapati persimpangan jalan, dimana jalan yang satunya merupakan jalur lama yang sudah ditutup.

trekking yang harus dilalui
trekking yang harus dilalui. google maps. sumber: Samsul Huda

simak juga: batu ratapan angin

Estimasi waktu pendakian Gunung Prau Via Dieng jika dirangkum dari basecamp hingga puncak, yakni sebagai berikut:

  • Dari basecamp ke Pos 1 selama 20 menit
  • Dari Pos 1 ke Pos 2 sekitar 30 hingga 35 menit
  • Dari Pos 2 ke Pos 3 sekitar 30 hingga 34 menit
  • Dari Pos 3 menuju Puncak Gunung Prau sekitar 15 menit

Jalur pendakian Gunung Prau via Dieng paling populer dikalangan pendaki, selain jalurnya landai hingga tak begitu menguras tenaga juga menampilkan pemandangan yang indah. Bahkan kamu juga akan diberikan bonus kabut tipis jika datang di sore hari.

Para pendaki dilarang untuk mendirikan tenda di Puncak Gunung Prau, karena angin yang datang terlalu kencang hingga berbahaya jika berkemah di lokasi tersebut.

Lantas untuk mendirikan tenda kamu harus trekking lagi menuju Sunrise Camp, sebelum tiba akan melewati kawasan Sabana Telaga Wurung terlebih dahulu.

Estimasi waktunya kira-kira kurang dari satu jam dari puncak Gunung Prau, kamu bisa mendirikan tenda di Sunrise Camp Gunung Prau Patak Banteng.

2. Self Healing di Ketinggian 2.590 mdpl

healing di ketinggian
healing di ketinggian. google maps. sumber: Wihandono Yogo

simak juga: kebun teh tambi

Mendaki gunung memang selalu memberikan kesan tersendiri, apalagi untuk mereka yang baru pertama kali. Indahnya pemandangan di puncak gunung sangat menakjubkan, dan selalu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pendaki.

Menikmati sunrise maupun sunset tujuan utamanya, jika cuaca cerah panorama sang surya akan tampak sangat jelas. Lautan kabut tipis pun senantiasa menghiasi pemandangan di Gunung Prau, hingga tampaklah view negeri di atas awan.

Lelahnya trekking terbayarkan tatkala tiba di puncak, yang ada hanyalah rasa bangga dan takjub bahwa kamu bisa sampai ke tempat tertinggi dari sebuah daratan.

Aturan Yang Harus Dipatuhi Pendaki

Eh iya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan tatkala mendaki Gunung Prau, yakni:

  • Pada saat registrasi atau Simaksi kamu harus menyertakan E-Ktp serta surat keterangan sehat.
  • Bawalah persediaan makanan dan minuman sesuai dengan kebutuhan.
  • Bawa kembali sampah yang kamu hasilkan.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin.
  • Udara di puncak ataupun di lokasi mendirikan tenda sangat dingin, hingga bawalah baju hangat dan perlengkapan lainnya.
  • Patuhi aturan serta rambu-rambu yang ada, mulai dari jalur pendakian hingga spot mendirikan tenda.
  • Sebaiknya datang di saat musim panas, agar dapat melihat pemandangan dengan sempurna.

Leave a Comment